Saturday, October 6, 2012

8 Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu


1. Army lacing

Army Latching CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Model tali sepatu seperti ini biasanya dipakai untuk sepatu model-model tinggi atau boots, seperti sepatu army. Namun, Anda juga bisa pakai untuk model sepatu lain. Bila Anda memakai model tali sepatu seperti ini, maka penampilan sepatu akan terkesan sederhana.

2. Footbag

footbag CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Cara mengikat tali sepatu seperti ini terbilang unik karena bagian depannya terlihat jarang bertali dan belakangnya sangat dipadati tali-tali. Teknik mengikat tali sepatu ini sangat cocok untuk cowok.

3. Ladder

Ladder CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Model tali sepatu ladder ini terlihat seperti rantai. Sangat unik bila Anda memakainya dengan dua tali yang memiliki warna berbeda. Bagaimana, apakah Anda mau mencobanya?

4. Hexagram

Hexagram CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Model tali sepatu ini disebut hexagram karena berbentuk bintang segi enam. Masih jarang ditemukan orang yang mengikat tali sepatunya seperti ini.

5. Pentagram

Pentagram CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Model tali sepatu ini hampir menyerupai model hexagram, namun pentagram hasilnya lebih menyerupai bintang. Model yang satu ini terbilang unik bila Anda pakai dan mungkin membuat orang lain heran mengapa Anda bisa mengkreasikan tali sepatu seperti itu.

6. Spider

Spiderweb CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Untuk model tali sepatu yang satu ini dibutuhkan ketelitian dan kesabaran Anda karena cukup membingungkan bila ingin mengkreasikan tali sepatu seperti itu. Namun, setelah dipakai akan terlihat bagus dan penampilan Anda pun semakin keren.
7. Train track
Traintrack CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Sangat jelas dilihat bahwa teknik mengikat tali sepatu seperti ini hasilnya menyerupai jalan kereta api. Bagaimana, apakah Anda mau mencobanya?

8. Checker board

Checkboard CiriCara: Cara Unik Mengkreasikan Tali Sepatu
Model tali sepatu checker board ini menyerupai papan main dam yang merupakan permainan orang Amerika Serikat. Akan sangat lebih bagus bila Anda memakai tali yang berbeda warnanya agar hasilnya lebih terlihat.

NASA Demonstrasikan Sistem Komunikasi Berbasis Optik Mampu Transfer Data Cepat Ke Angkasa


NASA kini tengah mendemonstrasikan teknologi terbarunya, sebuah sistem komunikasi optik yang dapat meningkatkan kecepatan transfer data, terutama transfer data dari dan ke luar angkasa. Laser Communication Delay Demonstration (LRCD), dapat meningkatkan kecepatan transfer hingga mencapa 100 kali lebih cepat.
Jika teknologi ini berhasil, NASA berharap transfer data dari planet Mars dapat diperoleh dengan cepat dan kualitas resolusi yang tinggi. Tak hanya itu, mereka juga berharap hal ini dapat menjadi salah satu langkah untuk melakukan live streaming video HD dari bulan.

NASA berencana untuk mengirim data digital melalui laser dari sebuah stasiun di bumi dengan menggunakan sebuah alat khusus. Data tersebut kemudian dikirim ke satelit yang memiliki teleskop, laser, detektor, control elektronik, dan beberapa modem. Saat satelit berhasil menerima data, maka data tersebut akan dipantulkan kembali ke stasiun bumi yang berada di Hawaii dan California Selatan.

Friday, October 5, 2012

Selamat Ulang Tahun TNI!


Selamat Ulang Tahun TNI!
Kendaraan tempur milik TNI ditampilkan saat acara gladi bersih upacara peringatan ke-67 Hari Jadi TNI di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/10).(Edwin Dwi Putranto/Republika)







REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Jumat (5/10) ini diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-67. Peringatan tersebut ditandai dengan upacara parade di Bandara Udara Halim Perdana Kusumah yang rencananya akan digelar pukul 08.00 WIB.

Dalam peringatan ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertindak sebagai inspektur upacara didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno, dan Kepala Staf TNI Angkataan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat. Sedangkan, bertindak sebagai komandan upacara adalah Brigjen TNI Jaswandi. 

Pantauan Republika di Bandara Halim Perdana Kusuma, kelompok panji-panji TNI dan angkatan sudah siap.  Tak hanya itu, sejumlah alutsista milik TNI juga ikut dipamerkan.

Beberapa diantaranya adalah dua unit pesawat Hercules C 130, empat unit Helikopter Puma,  dua unit helikopter Bell, empat unit meriam, dua unit tank amphibi marinir, dua unit panser UN, dua unit kendaraan lapis baja, dan dua kendaraan panser palang merah. 

Dalam HUT kali ini rencananya akan terdapat sejumlah demonstrasi yang dipertunjukkan, di antaranya helikopter pembawa banner, fly pass pesawat super tucano, terjun free fall 100 orang, terjun statik 625 orang, halang rintang,  bela diri militer, kolone senapan, dan demo udara. 


Kado dari Presiden SBY di Ulang Tahun TNI




foto

Upacara peringatan HUT TNI ke 67 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jumat (5/10). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo




TEMPO.COJakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono punya kado spesial bagi anggota TNI pada hari ulang tahun TNI ke-67.

Dalam pidato upacara peringatan HUT TNI di Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat, 5 Oktober 2012, Presiden SBY mengatakan telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Industri Pertahanan dan Veteran. "Ini menjadi kabar gembira karena saya sudah menandatangani dua rancangan undang-undang penting," ujar SBY saat memberikan sambutan.

SBY menyebut dua beleid baru itu sebagai bentuk keberhasilan Kementerian Pertahanan. "Saya juga ucapkan terima kasih kepada DPR yang telah sukses melakukan pembahasan UU ini," kata dia.

Menurut SBY, UU Veteran akan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para veteran dan pensiunan TNI yang telah berdedikasi membela negara. "Sedangkan UU Inhan diharapkan mampu mempercepat kemajuan produsen alutsista lokal," ujar dia.

Sebelumnya, DPR RI resmi menyetujui RUU Veteran dan Industri Pertahanan sebagai perangkat hukum baru. Pengesahan tersebut dilakukan pada 2 Oktober 2012 lalu dalam sidang paripurna.

"Ini menjadi hadiah ulang tahun bagi TNI," kata Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR RI Tubagus Hasanudin kepada Tempo beberapa waktu lalu. UU Inhan diakuinya sebagai inisiatif DPR untuk menghidupkan lagi industri pertahanan dalam negeri.

Sementara Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyebutkan RUU Industri Pertahanan yang tengah diproses oleh DPR akan memberikan insentif bagi industri pertahanan lokal. "Ini inisiatif yang baik dari DPR untuk bisa memberikan insentif bagi industri pertahanan dalam negeri," kata Purnomo kepada wartawan, Senin, 1 Oktober 2012.

RUU Inhan diharapkan mampu memberikan dukungan bagi industri pertahanan untuk berkembang. "Nantinya, industri pertahanan lokal tak hanya memenuhi kebutuhan TNI, tapi juga melakukan ekspor," ujar Purnomo.


BERO, Robot Mungil yang Bisa Dikontrol dengan Memakai Smartphone


DeskPets Tankbo yang bekerja sama dengan WowWee Robopanda berhasil menciptakan sebuah robot lucu bernama BERO (Be the Robot). Robot ini merupakan sebuah robot mungil yang menggunakan sebuah motor berukuran 4 inci.
Selayaknya sebuah robot, Anda pun bisa mengontrol gerakan BERO ini dengan sebuah aplikasi di perangkat iOS ataupun Android Anda. Cara kerja robot ini menggunakan Bluetooth sebagai sarana penghubungnya. Selain itu, robot ini juga dilengkapi dengan amplifier dan speaker yang memungkinkannya untuk digunakan sebagai pengeras suara.
Pihak developer menjual robot ini dengan berbagai harga, bergantung dari berapa donasi yang Anda berikan pada proyek Kickstarter dari robot ini. Yang paling murah, Anda bisa memperoleh BERO seharga $35 USD. Robot BERO yang paling murah ini tidak memiliki fungsi sebuah robot. Anda hanya bisa memakai BERO sebagai penghias meja ataupun sebuah speaker Bluetooth.
Sedangkan untuk versi kedua yang dijual seharga $79 USD, Anda akan memperoleh BERO dengan fungsi yang lebih banyak. Robot tersebut akan bisa dikontrol melalui Bluetooth, memainkan musik via slot SD card serta dilengkapi dengan 2 LED yang bertindak sebagai ‘mata’. Dan, untuk versi yang lebih mahal lagi, Anda akan memperoleh robot BERO yang mampu menggerakkan lengan, kepala serta pinggang. Selain itu terdapat pula sistem navigasi berbasis infrared yang menghindarkan robot menabrak benda saat bergerak.

nPower PEG, Charger Canggih yang Memanfaatkan Gerakan Kaki Menjadi Sumber Energi


Bagi Anda yang suka berolahraga sembari mendengarkan musik, tentunya akan suka dengan charger handphone dan gadget yang satu ini, nPower PEG. Charger ini merupakan sebuah alat untuk mengisi tenaga gadget dengan memanfaatkan energi kinetik dan mengubahnya menjadi energi listrik.
nPower PEG ini terdiri dari sebuah beban, pegas, koil induktif serta sebuah baterai. Charger ini mampu mengubah energi kinetik yang muncul ketika Anda bergerak dan selanjutnya menyimpannya dalam bentuk energi listrik dalam baterai.
Semakin lama Anda bergerak, maka energi listrik yang tersimpan di dalam baterai pun semakin banyak. Setelah Anda berolahraga atau jogging, Anda pun bisa memanen hasil olahraga Anda cukup dengan menghubungkan charger ini memakai port USB 2.0.
Namun perangkat ini tidak mampu memberikan energi penuh pada gadget seperti iPad atau tablet. Energi yang bisa ditransfer dari charger ini ke dua perangkat tersebut cuma 15 persen. Selain itu, charger ini juga tidak bisa digunakan untuk notebook. Sedangkan untuk smartphone atau iPod, Anda bisa memakainya.
Dikutip dari Wired, dengan berjalan selama 1 menit, charger ini mampu menghasilkan energi listrik untuk memainkan musik di iPod Nano selama 1 menit. 11 menit berjalan kaki, akan menghasilkan energi listrik untuk 1 menit talk time dengan jaringan 2G di iPhone. Dan yang terakhir, 26 berjalan kaki bisa menghasilkan energi untuk melakukan percakapan di jaringan 3G menggunakan iPhone. Mengeni harga, charger ini dijual senilai $200 USD.

Thursday, October 4, 2012

Indonesia Siap Produksi 1.000 Roket Pertahanan Negara


Roket dengan nama R-Han 122, akan berfungsi menambah kekuatan pertahanan keamanan dan melengkapi tugas TNI.

roket,epsilon,jepangJAXA
Kemenristek siap melakukan produksi roket hasil pengembangan Lembaga Antariksa Nasional (LAPAN). Roket tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk pertahanan negara dan menggantikan roket yang dibeli dari luar negeri.
“Kita akan produksi 1.000 roket dengan nama R-Han 122. Roket ini merupakan roket pertahanan kaliber 122 yang sudah diberikan hulu ledak. Roket ini akan dimanfaatkan untuk menggantikan roket yang dibeli dari luar negeri,” ujar Staf Ahli Menristek Bidang Pertahanan dan Keamanan Hari Purwanto di Fakultas Teknik UGM, Kamis (7/6).
Ia menjelaskan, roket yang akan diproduksi tersebut memiliki jangkauan 15-20 kilometer. Roket ini merupakan investasi besar negara sekaligus untuk menambah kekuatan pertahanan keamanan dan melengkapi tugas TNI.
Roket menjadi salah satu teknologi penting yang krusial untuk segera dikembangkan secara mandiri. Karena selama ini Indonesia lebih banyak mengandalkan roket yang dibeli dari negara lain.”Roket dikembangkan untuk kepentingan-kepentingan kesejahteraan, misalnya menambah Alat Utama Sistem Pertahanan (alutsista). Sehingga kemanfaatan roket mendesak untuk segera dikembangkan mengingat negara-negara lain telah memiliki teknologi roket mandiri,” tuturnya.
Selain mengembangkan roket, Kemenristek juga tengah mengembangkan teknologi pesawat tempur bersama Korea Selatan dengan nama Fighter Indonesian Experiment. “Kita juga sudah membuat panser sendiri dan telah diekspor ke beberapa negara seperti Malaysia, Brunei dan Filipina. Ini merupakan langkah positif dan diharapkan bisa semakin berkembang," imbuhnya.
Kepala LAPAN Bambang Setiawan Tejakusuma menuturkan, program produksi roket merupakan proyek yang ambisus yang dilakukan LAPAN. Pasalnya, sedikit  negara yang telah memiliki program pengembangan roket. Di antaranya Rusia, Amerika, Perancis, China, India, Jepang Korea Utara, Iran, dan Pakistan. “Kita dalam proses untuk mengembangkan, ujung-ujungnya roket yang kita hasilkan mampu mengantarkan benda ke luar angkasa,” katanya
Sementara itu, untuk mendukung kesiapan sumber daya manusia dalam pengembangan teknologi industri roket Indonesia, Kemenristek menggandeng Universitas Gadjah Mada membentuk Komunitas Roket Uji Muatan (RUM). Rencananya, komunitas ini akan memanfaatkan kawasan Pantai Pandansimo Bantul sebagai area pelatihan peluncuran uji roket muatan.
Rektor UGM Pratikno mengatakan, teknologi roket perlu dikembangkan untuk meningkatkan kemandirian bangsa. Terutama dalam bidang penyediaan persenjataan pertahanan negara dan pemanfaatan roket untuk kesejahteraan masyarakat.
 “Pengembangan roket butuh investasi yang sangat besar dengan hasil yang penuh risiko dengan manfaat yang abstrak dan jangka panjang. UGM siap kerjasama terhadap hal yang penting dan strategis ini,” ungkapnya.
Powered by Blogger.